Selayang Pandang Yayasan Baitul Ummah

Kehidupan manusia di alam fana ini pada hakikatnya bukanlah kehendak diri sendiri, namun merupakan salah satu taqdir dari Sang Maha Sutradara Kehidupan – Allah SWT. Sehingga tidak ada satu makhluq-pun yang mampu menawar untuk hidup dengan segala konsekuensinya atau untuk kematian dengan segala sebab musababnya. Hal ini berarti bahwa menjalani kehidupan ini merupakan fitrah dari Allah SWT.

Kemudian, dalam hiruk pikuk kehidupan seperti yang kita saksikan bersama tidak semua manusia dapat memperoleh kesempatan yang sama, tidak senantiasa memperoleh sesuatu sesuai dengan keinginannya; senang – susah, bahagia – sengsara, kaya – miskin, sukses – gagal dan sebagainya selalu menghiasi kehidupan sehari-hari dan takkan pernah berhenti hingga tutupnya dunia ini, karena kondisi tersebut merupakan skenario Allah SWT. yang membuat roda kehidupan ini tetap berputar.

Keadaan demikian merupakan salah satu stimulan atau dorongan bagi setiap insan untuk bertafakur tentang segala ciptaan dan af’al Allah SWT. Sehingga dapat membentuk suatu pola fikir atau paradighma kehidupan dan keyakinan bahwa sesungguhnya siapapun kita dan apapun yang kita miliki pada hakikatnya merupakan suatu amanah yang harus dimanfaatkan sesuai dengan kehendak Sang Maha Pemberi Amanah, Allah SWT. Karena ketika telah sampai pada waktunya, semua perso’alan harus dipertanggungjawabkan pada saat yaumul hisab tiba di hadapan Allah SWT.

Pada akhirnya, ketika paradighma tersebut telah terbentuk dan keyakinan telah mengakar kuat dalam diri setiap individu, maka implementasi terhadap al-jami’ al-biiru (berbagai bentuk kebaikan dan keshalihan sosial) akan berjalan dengan sendirinya, sehingga secara otomatis prinsip tawazun (keseimbangan) yang diajarkan Diin Al-Islam akan terwujud dengan baik; yang pintar mengajar yang minim ilmu, yang kaya membantu yang miskin, yang kuat menolong dan lemah, dan berbagai bentuk tindakan sosial lainnya yang pada dasarnya merupakan suatu ‘amalan dalam rangka menjaga keseimbangan hidup ini. Hal ini merupakan salah satu manifestasi dari Firman Allah SWT. yang berbunyi:

“Saling tolong menolonglah kalian dalam kebaikan dan ketaqwaan, dan janganlah saling menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan”.

About these ads
By Yayasan Baitul Ummah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s